Jumat, 13 April 2012

Rembulan Yang Tak Lagu Bersinar



Semilir angin kian lembab
Lahirkan titik titik embun diujung dedaunan
Jangkrik bersiul merdu
Sayup suara Ku si burung hantu
Suasana malam yang kian pekat nan senyap
Temaniku dalam pilu
Aku tergugu, Gejolak rindu seolah membeku
Rembulan yang tinggal separuh Mengintip dari celah jendela kamarku
Dia pun terlihat agak sendu Meski tetap tersenyum merayu
Seolah dia tahu gundahku...

Oh rembulan tahukah engkau...
Diujung langit mana dia terbang?
Tak satupun nampak jejak juga bayang
Masihkah rindu ini harus ku genggam
Hingga sampai saat itu menjelang
Aku mencintainya sepenuh hati
Amat merinduinya meski telah pergi
Ku hanya ingin bertatap Walau hanya sekejap
Namun itu takkan mungkin terjadi
Tidakkah seharusnya rasa ini telah mati
Dan sirna dari hati ini...
Namun dia tetap bertahta di palung sanubari...

Memang Seharusnya Begitu:
Maafkan aku yang memang redup...
tak pantas mengharap kemuliaan seorang bidadara sepertimu
Apabila engkau menutup pintu dan tak memberi seberkas cahaya, tak apa
Memang seharusnya begitu...
Dan kiranya aku merangkak dan kau tak melihatku, tak apa

Memang di luar sana benyak pujangga yang sanggup menuliskan ribuan sajak untukmu
Dan aku hanya memetik bunga violet dari taman depan
Di luar sana banyak saudagar yang sanggup mempersem bahkan villa mewah untukmu
Dan aku hanya bisa membangun gubuk di desa...
Pun rembulan walau ia tak bertemu mentari ia tetap memberikan cahayanya
Dan rembulan dengan senang hati memantulkannya kembali demi bumi agar tidak gelap

Dimanakah Perasaanmu:
Seakan duri merobek hatiku Hancurkan jiwaku
Musnahkan semua tawa dihatiku
Mengapa kau lakukan ini padaku
Mengapa kau tinggalkanku saat aku membutuhkan kamu
Andai engkau tau Sakit hati ini
saat kau tinggalkan cintaku yang tulus ini
Hanya untuk seorang yang tak pernah mencintaimu
Dimanakah perasaanmu???
Saat kau ucap kata lupakan aku
Sungguh kau bukan manusia bagiku
Kau Ucap Kata Yang Sama...

Hatiku tak seperti baja Yang takkan hancur meski dihantam oleh ribuan batu
Aku bukanlah boneka Yang bisa kau permainkan sesuka hatimu
Aku bukan Tuhan Yang bisa memberikan semua apa yang kau minta
Kau pergi Dan kau kembali lagi Kau ucap kata sama
Kau minta untuk bersamamu lagi Kau ucap janji sama
Kau takkan tinggalkan aku Kau ucap 1000 kata maaf padaku
Itu..yang akan semakin membuatku terluka
Bukan ku membencimu Tapi sungguh Kata maaf itu terlalu indah dibibir manismu
Dan sungguh Sulit untuk ku bisa memaafkanmu..


Ungkapan Ku

Tak mampu bibir ini tuk berucap
Tak mampu mata ini tuk menatap
Tak mampu tubuh ini tuk mendekap
Karna aku hanya bisa tuk berharap

Aku sangat mengagumimu
Tapi ku tak mampu ungkapkan itu
Karna aku tak pantas untukmu
Karna aku tak mungkin bisa memilikimu

Walaupun begitu
Izinkan aku selalu mengagumimu
Menjadikanmu sebagai inspirasiku
Mencintaimu dlm diamku

Biar ku pendam rasa ini
Walau hrs menunggu 1000thn lagi
Kau akan tetap ku nanti
Kau kan sllu ada di hati

Diary Hatiku

Haruskah cinta ku pertahankan..?
Haruskah rasaku selalu hanya harapan..?

Bodohkah aku..?
Mengharapkan cinta yg tak mencintaiku

Sedalam itukah perasaanku..?
Hingga membutakan mata dan hatiku

Sia_siakah penantianku..?
Merindukan cinta yg tak jua datang menghampiriku

Haruskah ku kubur dalam_dalam perasaanku..?
Untuk melupakan cinta yg tak menganggapku

Haruskah aku menerima cinta yg baru..?
Sementara hatiku tertuju dgn cinta yg meninggalkan aku



Ada Apa Dgn Cintamu

Kini kau datang kembali
Dan kau pertanyakan itu kepadaku
Pertanyaan yg seharusnya aku tujukan buatmu

Ada apa denganmu?
Kemana saja kamu selama ini?
Kau telah goreskan luka di hatiku

Kini..
Setelah luka itu hampir mengering
Kau datang kembali
Yg hanya menambah luka di hati

Cinta..
Tidakkah kau pikir sedikitpun
Tentang luka yg kau tinggalkan
Tentang perasaanku saat ini

Aku sedih..
Aku terluka..
Aku terpuruk saat kau abaikan

Maafkan aku..
Aku tak bisa menerimamu kembali



Rabu, 11 April 2012

CINTA ITU...FREE !

Biarkan dia memilih...!
Bebas...apa dan siapa
Tak perlu menunggu dan ditunggu
Hingga saat waktu berbicara

Bukan cita yang mesti dikejar
Takkan lari dan jua menghampiri
Selain yang terpilih dan dipilih
Dari semua pilihan

Cinta itu...free
Bebas...lepas tak tau batas
Dia buta...dan tak perlu logika
Cukup...hanya hati yang bicara

Jangan salahkan bila
Dia datang dengan tiba-tiba
Tak peduli, aku, kamu atau dia
Mungkin nanti, esok,lusa, kapan saja

Taukah kamu
Cinta itu sederhana, apa adanya
Jernih, mengalir seperti air
Teduh berlabuh di telaga jiwa



SAAT CINTA MENYAPA

Dia datang secara tiba-tiba
Tanpa permisi dan tak pernah aku sadari
Yang hanya dapat kurasakan, meski tak dapat dilihat
Ketika dia datang menghampiri dan menyapa
Sungguh, aku hanya dapat diam terpaku, tak tau...
Hari-hari berjalan seperti biasa, meski ada yang luar biasa
Terjadi di dalam hati ini
Tak seperti biasanya, kegelisahan menyelimuti jiwa
Samar kudengar bisikan lembut memanggil
Seperti hendak bicara, bercerita tentang isi di dada
Ternyata, keberadaanmu tlah menyita semua hati dan jiwaku
Ketika cinta ini datang mengetuk, bukalah pintu hatimu
Biarkan aku masuk, membawa semua impian
Saat cinta mulai memeluk
Biarkan hangat merasuk dijiwa
Aku ingin mencintaimu, dengan sederhana
Mengalir seperti air, menelusuri liku jalan ini
Hanya bersamamu, hanya dirimu
Ikhlas kuserahkan, asa dan rasaku

CINTA YANG ANEH

Ada apa dengan matamu
Kenapa begitu tajam
Menghujam dadaku
Hingga ku terkapar
Menggelepar..!

Jangan pandang aku seperti itu
Jangan tatap aku setajam itu
Jangan dulu...!
Jangan..........!

Aku belum sanggup berdiri
Tegak menantang kekuatanmu
Aku kalah, hari ini,,,
Tapi enggak...besok pagi

Semalam aku bersemadi
Persis.. pendekar sakti di TV,
Hening termenung...,
Merenung...bingung!

Kusemangati diri sendiri
Tapi apa???
Bersama kita bisa!
Ahh...enggak!
Itu punya partai politik
Yang suka bo'ong...!

Mending kupinjam...
Ala gaya suporter bola
Ayoo...
Kamu pasti bisa

Lihat senyumku
Jika berani...
Jangan lari...
Karna kau kan ku kejar
Hingga engkau bilang
AKU MENYERAH...!!!!!

Tak cukup itu
Engkau pun harus janji
Menerima juga memberi
Cinta dan seluruh hati

Kita sekarang jadian
Jadi sepasang pendekar
Pendekar cinta
Cinta tak terpisahkan.